Hari ini, anak saya genap 3 tahun.
Dari segi tinggi badan, tingginya sudah naik beberapa senti dibanding tahun lalu. Dari segi berat badan, beratnya sudah naik beberapa kilo. Dari segi sosial, temannya sudah tambah banyak lagi (mmm, walaupun kadang dia masih lebih suka dengan teman-teman yang umurnya lebih tua). Dari segi kenakalan, wah tambah luar biasa. Meskipun untuk yang satu ini suami sering mengingatkan:
"Kalau gak tambah nakal (baca: tambah pinter) kita juga nanti yang bingung!"
Tadi malam utinya nelfon: "gimana acara besok?"
Kujawab: "seperti biasa ke sekolah."
Ya. Tanpa ada apa-apa.
Tanpa kue, tanpa lilin.
Kami memang tidak ingin membiasakan hari ulang tahun menjadi hari yang spesial. Karena memang kenyataannya jatah umur makin berkurang.
Ada rencana membawa beberapa snack ke sekolah Zayyan (biasanya di sekolah disebut sebagai sodaqoh), tapi kami bingung mau bawa apa. Zayyan baru batuk, kalau kena coklat bisa-bisa batuknya kian parah. Berhubung camilan anak-anak yang enak selalu ada coklatnya, maka kami sepakat untuk menunda sodaqoh Zayyan.
Sodaqoh tidak harus tepat di hari ulang tahun saja, bukan?
Kebetulan, hari ini juga, di Inggris ada sebuah pernikahan yang disaksikan sekitar 2 milyar orang (The Royal Wedding).
Pasti seru. Di tahun-tahun mendatang, tanggal 29 April akan jadi hari yang spesial di British sana. Hari yang dinanti banyak orang.
Dari televisi, terlihat antusias yang luar biasa. Orang-orang rela berdesak-desakan hanya untuk menyaksikan upacara sakral itu.
Lalu apa hubungan The Royal Wedding dengan Zayyan?
Semoga kesaamaan tanggal itu dapat menjadi inspirasi buatmu, nak.
Kami doakan nak, semoga saat engkau dewasa kelak bisa menimba ilmu di sana. (Kata Arai di buku Laskar Pelangi: Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu).
Doa kami untukmu selalu, semoga dapat menjadi anak sholeh yang hidupnya bermanfaat dunia dan akherat.
Amin!


No comments:
Post a Comment