Kemarin,
Tiba-tiba saja ritual yang lama kutinggalkan berulang.
Sibuk di atas tuts keyboard dan menunggui printer!
Seorang kawan mengingatkan: "printer kantor lagi keburu biasanya ngadat lho bu!"
Aku tak percaya. Aku memilih positive thinking.
Ternyata, setelah setengah jam di depan printer nasibku tidak membaik. Bahkan setelah kubisikkan dengan suara paling lembut, "Printerku sayang, ayolah. Tolong aku saat ini....saja! Setelah ini kamu kamu boleh ngadat lagi."
Tetap saja dia, makhluk yang paling kuharapkan, tidak bergerak. Tumpukan kertas masih saja diam.
Lalu kupanggilkan si pawangnya printer. "Bu, please, help me. Aku tak bisa ngeprint."
Lalu bu nur yang baik mengiyakan.
Ditengah-tengah penantian, printer's mom itu bertanya sambil tersenyum simpul: "Mengulang masa lalu lagi?"
Kujawab dengan tegas.
"Oh, tidak!"
Tentu aku tidak ingin terikat dengan masa lalu lagi. Aku tidak ingin mundur ke belakang.
Lalu kulanjutkan lagi,
"Bukan. Bukan mengulang masa lalu. Ini membuka lembaran baru."
No comments:
Post a Comment