Monday, April 18, 2011

Obat Mujarab



Hari senin yang malang,
Kakiku bukannya membaik malah semakin menyedihkan saja saja.
Pagi ini kutemukan makhluk mungil yang sangat tidak sopan nangkring di atas pergelangan kakiku. Hmmm, bisul kecil yang sangat tidak sopan nongol di sana.
Rasanya?
Jangan ditanya.
Nyut!Nyut!Nyut! dari ujung kepala sampai kaki lengkap.
Sepuluh langkah saja sudah membuatku meriang!

Dua partner kerjaku hanya terkikik melihatku jalan sambil terus-terusan nyengir.
"Belum sembuh po bu?"
"Apanya? Ini malah tambah penghuni di atasnya," jawabku.
Mereka masih terkikik.
"Percaya atau tidak, aku punya obat yang ampuh lho, bu."
"Mmmm, apa coba?"

Tak ada jawaban, hanya senyum penuh arti. Kemudian, dia menyebutkan nama obat mujarab itu. Hanya satu kata: up** (sensor-sensor-sensor agak jijay soalnya). Konon, dengan mengoleskan si up** itu si bisul akan cepat matang, pecah segera lantas sembuh.
"Setahuku diolesi balsem cepet sembuh juga?"
"Walah. Kelamaan. Cobain dulu deh up** baru ngomong."
"Asal produksi sendiri lho bu. Jangan punya orang. Apalagi banyak yang baru pilek."
Wek. Wek! Jijay bener.
Tapi tokh kami bertiga pagi itu bisa terkekeh-kekeh bersama.

keterangan: si up** itu salah satu kotoran yang hanya bisa dikeluarkan dengan jari telunjuk (hayo....tebak, apa coba?)

No comments:

Post a Comment