Perasaanku belum membaik.
Masih kacau.
Air mata masih saja bererai-derai bila seseorang bertanya " Gimana zayyan sekarang?"
Masih sedih.
Makin tak menentu saat zayyan panas tinggi.
Entah kebetulan, entah berhubungan.
I don't know.
Aku hanya tahu zayyan segera kubawa ke dokter saat panasnya mencapai 39 dan tidak mempan sanmol. Meskipun aku juga tahu pasti hanya ada jawaban standar (yang terlalu sering kuterima): " Belum menunjukkan gejala tertentu. Bila tiga hari tidak turun, silahkan cek lab!"
Jujur, aku takut.
Sangat takut.
Tapi aku hanya bisa menunggu.
No comments:
Post a Comment