Tidak ada peristiwa di dunia ini yang tidak tercatat di langit.
Semua peristiwa tentu saling berkaitan dan ada hikmahnya.
Contohnya pada kasus anak saya itu.
Kurang lebih sembilan bulan yang lalu dia memasukkan plastisin (was, ada yang menyebut lilin mainan, ada juga yang menyebut malam) ke dalam telinganya.
Waktu itu saya sudah merasa ngeri melihat telinga anak saya berwarna hijau (karena plastisinnya berwarna hijau) ternyata itu belum ada apa-apanya dibandingkan yang saya alami semalam.
Di satu sisi alhamdulillah, saya bersyukur sudah pernah ke poli THT, sudah mengerti prosedur pemeriksaannya.
Meskipun di sisi lain senam jantung juga.
Ada beberapa hal yang dapat saya ambil hikmahnya:
Yang pertama, tentu saja jangan menaruh sembarangan pernak-pernik kecil di tempat yang terjangkau. Misalnya manik-manik, cotton buds, gunting pisau atau benda tajam lainnya. Hmm, jangan lupa pula menaruh obat di tempat tinggi.
Saya pernah nyaris kecolongan karena meremehkan keterampilan motorik anak saya. Saya selalu berfikir anak saya belum bisa membuka botol obat. Tenyata dia sudah mahir sekali dan nyaris meminum obat tanpa sepengetahuan saya.
Alhamdulillah, waktu itu ketahuan.
Sejak peristiwa itu, saya lebih hati-hati dalam menyimpan obat.
Yang kedua, jangan pernah meremehkan kemampuan anak.
Semua benda untuk anak adalah permainan.
Mereka akan penasaran dan mencoba-coba semua barang tanpa mengetahui bahayanya. Saya tadi baru saja membaca ada anak yang telinganya berdarah terkena korek (Mirip dengan kasus anak saya).
Yang ketiga, coba cari second opinion bila ada diagnosa dokter yang agak mengerikan.
Yang terakhir, kadang DIA mengajari kita dengan cara-Nya sendiri.
Meskipun kadang menyakitkan, tapi pelajaran yang kita dapat akan lebih mengena dan bermanfaat.
Ada sebuah kalimat yang menenangkan hati saat sedang galau, bahwa setiap kesedihan dan penyakit bila diterima dengan sabar pasti akan ada imbalannya, salah satunya adalah surga!
Untuk siapapun yang memiliki anak kecil, tolonglah perhatikan cerita saya. Mudah-mudahan dapat menjadi pengalaman dan pelajaran yang berharga.
Selalu berhati-hati dan waspada. Kenyataannya rumah adalah tempat yang -bisa- berbahaya untuk anak.
Banyak kecelakaan yang terjadi justru saat anak berada di dalam rumah!
Be careful...
No comments:
Post a Comment