Wednesday, May 4, 2011

Camping addiction!


Menemani suami ke lokasi perkemahan cukup menyenangkan. Apalagi, malam hari yang sangat cerah ditingkahi suara-suara anak  penuh kegembiraan. Bahkan, anak saya (yang ikut diajak) juga lari berputar-putar lapangan tanpa lelah, tidak mau kalah dengan cerianya anak-anak yang sedang camping. Obor yang menyala di tiap tenda seolah ikut bernyanyi bersama anak-anak dari segala penjuru. 
Dari nyanyian yang teratur dan berharmoni sampai suara amburadul semua menjadi satu: gembira!

Saya jadi ingat, dulu di pramuka setiap kali kemah tidak pernah lancar. Tenda yang kurang kuat, nasi yang belum matang, sarden yang tercampur pasir, ada saja hal-hal yang membuat tidak nyaman. Belum masalah mck yang hanya sedikit, kehabisan air, bahkan kebanjiran. Banjir dalam arti yang sebenarnya. 
Terakhir kemah, meskipun status sebagai panitia, ternyata kebanjiran karena pemilihan tempat yang salah -ternyata-  bekas sungai. 
Hujan lebat, air sungai yang setiap menit makin tinggi, petir menyambar-nyambar di sana sini. 
Hmm, ngeri kalau ingat. (air kan penghantar listri to?).

Yang terlihat di perkemahan (pada cerita di atas), semua anak gembira. Meskipun sudah mendekati pukul delapan malam, baik anak laki-laki atau perempuan tidak sungkan-sungkan membawa ceret, ember, wira-wiri dari tenda ke kran. 
Kran?
Ya. Kran air, bukan sumur. 
Lokasi perkemahan kali ini sangat nyaman. Tanah yang datar, dekat sumber air dan mudah mendapat air, dekat dengan jalan, mck yang banyak dan bersih. 
Jadwal yang padat tapi santai.

Kami masih ngobrol ke sana ke mari di tenda panitia sambil menunggu pensi. Pensi antar kelompok peserta camping. 
Biasanya dilombakan, jadi semua ingin penampilan yang terbaik.
Sampai terdengar rintik-rintik air beradu dengan tenda.
Wahh, hujan! 
Kami kalang kabut mengamankan si kecil. Sudah malam hari masih main, kehujanan pula. Kasihan kalau sampai sakit.
"Bu, kami pamit dulu, ini hujan soalnya..."
Semua tersenyum penuh arti.
"Itulah seninya camping! Kehujanan!"

Dasar camping addicted...


No comments:

Post a Comment