Thursday, May 5, 2011
Rain,Rain all day long...
Niat yang sudah bulat untuk tidur lagi setelah subuh terpaksa kuurungkan. Suara rintik-rintik air yang jatuh, meskipun sangat pelan, tetap saja terdengar.
Hujan!
Baru kemarin teman-teman berbincang-bincang tentang cuaca yang luar biasa panas. Biasa, obrolan seputar wanita.
"Wahh, kaya' mau hujan deres aja. Dah lama enggak hujan kan?"
"Jangan begitu, emang enak tiap kali basah kuyup kedinginan?" timpal yang lain.
Ini namanya doa yang diamini oleh malaikat lewat (suami bilang malaikat tidak perlu lewat untuk mengamini doa manusia karena sudah pasti ada dua malaikat yang selalu menjaga, kubilang padanya kalau malaikat yang "itu" tidak bertugas mengamini doa manusia ^-^ sudahlah, yang ini tidak perlu diperpanjang lagi).
Jadilah pagi itu badan yang belum hilang sisa-sisa capek kemarin, dehidrasi yang belum pulih, gagal pula mencuri sedikit waktu istirahat.
Lebih baik menyibukkan diri daripada mengambil resiko semua bangun kesiangan. Tidak ada yang lebih enak selain tidur dengan selimut tebal di saat hujan bukan?
Agak mengerikan bila membayangkan terbangun tepat saat jam dinding menunjukkan pukul delapan. Padahal jam kerjaku dimulai pukul 7.15.
Mendekati angka enam hujan bukan berhenti bahkan makin lebat saja. Disertai kilat yang menyambar-nyambar.
Tidak heran anak-anak takut. Akupun kalau hujan deras -disertai petir atau tidak- juga takut setengah mati.
Hujan seperti dimuntahkan dari langit.
Aku sudah lupa kapan terakhir hujan lebat di tahun ini. Sudah lama hujan tidak sedemikian deras.
Hujan berhenti sebentar lalu deras lagi.
Well, tidak ada yang bisa dilakukan dalam keadaan seperti ini.
Hanya menunggu cuaca sedikit lebih segar dan mentari menghangatkan bumi.
Hitung-hitung mengganti hari yang melelahkan.
Yeah, hujan sepanjang hari.
Menyenangkan bukan?
(kecuali dinginnya yang bikin batuk-batuk all day long)
Labels:
my life
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment